The Future belongs to those who prepare for it today
~Malcolm X
Kehidupan ini bagaikan sebilah bambu, yang berusaha untuk menancapkan akar2 serabutnya agar tumbuh kokoh tinggi menjulang, dan memberikan kesejukan dan kedamaian bagi semesta. Dimana, waktu untuk mewujudkan mimpi itu tidaklah sebentar. Membutuhkan waktu yang lama… Sangat lama… dan membutuhkan ketegaran hati dan kedisiplinan yang luar biasa.
Kehidupan kita yang akan datang terbentuk dari KEBIASAAN kita saat ini, sekarang. Oleh karena itu, manfaatkanlah waktu sebaik-baiknya. Sama seperti bambu yang tidak mudah putus asa, dan tetap percaya pada mimpi-mimpinya. Sekalipun di empat tahun pertama, bambu tidak menunjukkan batang hidungnya sementara semak belukar yang ada disekitarnya mulai tumbuh rimbun dan berunga dngan indahnya, ia tidak pernah mengeluh ataupun kecewa. Ia percaya Tuhan akan selalu ada untuk-nya. Ia juga yakin bahwa Tuhan tidak akan memproduksi produk gagal. Semua ada waktunya, dan indah pada saatnya
Hingga pada akhirnya, bambu mulai tumbuh bahkan lebih tinggi dari semak belukar di sekelilingnya. Namun Ia tidak sombong. Dengan rumpun keluarganya yang lain, ia justru memberikan kesejukan kepada makhluk hidup lain dan memberikan kedamaian dengan nyanyian daunnya yang saling bergesekan. Tidak lupa tariannya yang lentur dan elok rupawan ketika tertiup angin memberikan hiburan bagi hati siapapun yang melihatnya. Hmm, aku rasa itulah hidup. Dengan damai di dalam diri dan hati, hidup menjadi lebih berarti dengan berguna bagi sesama dan semesta alam.
x.o.x.o
A’bee

Tulisannya bagus, Setuju. teruskan ! Kita wujudkan peradaban bambu di negeri ini. Kita makmurkan rakyat Indonesia dengan anugrah Allah ini, yaitu BAMBU !